LAUNCHING “SEKOLAH PEMILU dan DISKUSI PUBLIK” KPU METRO

OLYMPUS DIGITAL CAMERAKomisi Pemilihan Umum Kota Metro melakukan Launching Sekolah Pemilu dan Diskusi Publik dengan tema “Menuju Pemilu Berkualitas” yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2014 di Taman Palem Indah Kota Metro, diikuti peserta yang berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Badan Kesbangpol, Bappeda, Camat se Kota Metro, serta peserta dari organisasi keagamaan, kelompok perempuan, kelompok pemilih pemula, kelompok petani, komunitas belajar perkotaan, kelompok budaya (DKM = Dewan Kesenian Metro)  dan Komunitas Sepeda Indonesia Kota Metro.

Kegiatan Launching Sekolah Pemilu dilakukan oleh DR. Nanang Trenggono, M.Si (Ketua KPU Propinsi Lampung) sekaligus menjadi pembicara diskusi public yang bertajuk “menuju pemilu berkualitas”. Dalam sambutannya Ketua KPU Propinsi Lampung menyampaikan apresiasinya kepada KPU Kota Metro yang telah menggagas program “Sekolah Pemilu” dan ini merupakan satu-satunya program yang ada di propinsi Lampung. Dengan adanya Sekolah Pemilu diharapkan masyarakat dapat mendapatkan informasi dan pendidikan pemilih tentang penyelenggaraan kepemiluan. Selain itu Sekolah Pemilu dapat mendorong kesadaran dan kecerdasan pemilih dalam menentukannya pilihannya atau dengan kata lain menjadi pemilih cerdas dan memilih pemimpin yang berkualitas.

 

Ketua KPU Kota Metro, Rahmatul Ummah, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa gagasan atau ide Sekolah Pemilu sebenarnya hasil diskusi panjang bersama sdr. Agus Riyanto selaku Pokja Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih.  Sekolah Pemilu adalah Sebuah program PENDIDIKAN PEMILIH kesadaran dan pencerdasan politik masyarakat untuk mendorong  peningkatan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan Pemilihan Umum menuju Pemilu berkualitas.

 

Sekolah Pemilu ini digagas dan dilatarbelakangi oleh beberapa kondisi yang berkembang sekarang ini diantaranya, Pertama. Masih lemahnya program- program  pendidikan pemilih (pendidikan politik) bagi masyarakat yang dilakukan oleh partai politik selama ini. Kedua, adanya kecendrungan menurunnya angka partisipasi masyarakat dari waktu ke waktu (dari pemilu ke pemilu) di Indonesia. Ketiga, mulai tumbuhnya apatisme politik masyarakat terhadap proses-proses  demokrasi  di Indonesia baik di tingkat lokal maupun nasional. Keempat, Perlunya membangun dan memperkuat kesadaran dan kecerdasan politik masyarakat yang berbasis masyarakat.

 

Adapun tujuan dari program Sekolah Pemilu adalah dalam rangka melakukan  penguatan pendidikan pemilih (pendidikan politik) masyarakat di tingkat lokal secara berkelanjutan, Mendorong kesadaran dan kecerdasan politik masyarakat pemilih serta mendorong peningkatan  partisipasi masyarakat dalam setiap pelaksanaan  pemilihan umum.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

by WordPress | Designed by: Premium WordPress Themes | Thanks to Themes Gallery, Bromoney and Wordpress Themes