PENGUMUMAN TEST TERTULIS CALON ANGGOTA PPK

pemilukadaSetelah melakukan Verifikasi berkas Calon Anggota PPK, KPU Kota Metro akan melaksanakan tahapan selanjutnya dalam proses Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Metro Tahun 2015 yaitu tahapan Seleksi Anggota PPK melalu test tertulis yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2015 pukul 09.00 WIB di Gedung Wisma Haji Al-Khairiyah Jl. Mr. Gele Harun  No. 24 Kota Metro, Peserta yang lulus verifikasi berkas dan berhak mengikuti test tertulis dan kelengkapan yang diperlukan dalam pelaksanaan test tertulis dapat di download disini

PENGUMUMAN PENERIMAAN PPK

pemilukadaDalam rangka pelaksanaan Pemilihan Umum Walikota dan Wakil Walikota Metro pada tanggal 9 Desember 2015, KPU Kota Metro membuka Penerimaan Anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Pendaftaran di Kantor KPU Kota Metro, Jl. Letjend. A.R. Prawiranegara No. 17 Kota Metro Telp./Fax. (0725) 41486 mulai tanggal 21 s.d. 27 April 2015 pada hari kerja. Selengkapnya Pengumuman dan syarat pendaftaran dapat di download disini

KPU Kota Metro terus lakukan persiapan perhelatan Pilihan Walikota dan Wakil Walikota Metro Desember akhir tahun ini.

Pemilukada-LogoSeperti yang diungkapkan oleh Komisioner KPU Kota Metro Pokja Pencalonan Nova Hadiyanto, bahwa saat ini semua komisioner harus benar-benar memahami secara baik tupoksinya. Dan Dia pun tengah bersiap untuk menjalankan sebaik-baiknya pokja yang ditanganinya.”Saya harus pahami peraturan-peraturan terkait pencalonan, karena pencalonan merupakan salah satu isu yang paling sensitif dalam perhelatan besar seperti Pilwakot ini. Jadi dalam menjalankan tugas ini, Saya di minta hati-hati dan tentu on the track dalam menjalankannnya,” ujarnya, Minggu (12/4) kemarin.

Lanjutnya lagi, sosialisasi mengenai pencalonan baik yang diusung oleh parpol maupun yang maju melalui jalur perseorangan akan kembali dihadirkan. Hal tersebut bertujuan akan calon peserta Pilwakot benar-benar memahami tahapan terkait pencalonannya, sehingga nantinya proses tahapan pun bisa berjalan dengan baik.

“Jika tidak ada aral melintang dan tahapan berjalan sesuai dengan yang telah dijadwalkan, maka sekitar awal juni pasangan calon perseorangan sudah mulai menyerahkan syarat dukungan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Metro ke KPU Kota Metro. Setelah itu akan langsung dilakukan penelitian administrasi dan faktual terhadap syarat dukungan tersebut, termasuk melakukan penelitian jumlah minimal dukungan dan atau analisis dukungan ganda,” paparnya lagi.

Selanjutnya untuk pendaftaran pasangan calon baik melalui jalur partai politik maupun jalur perseorangan, rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juli. Terkait untuk calon perseorangan yang harus terlebih dahulu menyerahkan syarat dukungan pasangan calon, dibandingkan dengan calon yang diusung oleh parpol maupun gabungan parpol.

Hal tersebut dilakukan karena adanya penelitian administrasi dan faktual di lapangan, apakah benar orang yang berlaku sebagai pendukung hanya mendukung pasangan calon tertentu. Dan alasan lainnya apakah ada dukungan ganda terhadap satu calon, dan ini sudah tentu harus langsung ditanyakan kepada si pendukung untuk memilih atau berpihak pada pasangan mana yang tentu satu orang pendukung hanya untuk satu pasangan calon saja.

“Intinya Kami akan memperlakukan semua pasangan calon secara adil dan setara tanpa membeda-bedakan dari unsur mana, karena yang terpenting adalah pelaksanaan Pilwakot Metro ini berkualitas dan berjalan dengan aman, damai serta menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakatnya,” tukasnya. (Yas)

Tulisan ini dimuat di harian swara lentera 12 april 2015

Pembahasan PKPU tentang Pemilu Kada

Hiruk pikuk pembahasan revisi undang-undang pemilihan Kepala Daerah telah selesai, aturan penyelenggaraan secara teknis yang diatur dalam peraturan kpu (pkpu) tengah digodok oleh kpu ri bersama dengan komisi II DPR RI, harapan dapat diselesaikan selambat-lambatnya akhir april 2015, karena bulan Juni 2015 tahapan pilkada akan segera dimulai. Sedangakn penyelenggaraan Pilkada direncanakan Bulan Desember 2015

Pemilihan diselenggarakan melalui dua tahapan yaitu tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan. Tahapan persiapan antara lain meliputi perencanaan program dan anggaran, penyusunan peraturan penyelenggaraan, pembentukan penyelenggara adhoc, pendaftaran pemantau, penyerahan data penduduk potensial pemilih serta pemuktahiran data pemilih.

Sedangkan tahapan penyelenggaraan meliputi pengumuman dan pendaftaran pasangan calon, penelitian dan penetapan pasangan calon, pelaksanaan kampanye, pelaksanaan pemungutan suara, penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara, penetapan calon terpilih, penyelesaian sengketa hasil pemilihan hingga pengusulan pengesahan pengangkatan calon terpilihimage.

Undang-undang tersebut juga secara tegas mengatur mengenai calon yang berasal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus mengundurkan diri sejak mendaftarkan diri sebagai calon walikota Kota metro.

Selain itu calon walikota yang ingin maju dalam Pemilihan Kepala Daerah tidak memiliki konflik kepentingan dengan petahana. Dalam hal ini adalah bahwa calon yang akan bertarung tidak memiliki hubungan darah, ikatan perkawinan dan atau garis keturunan satu tingkat lurus ke atas, ke bawah, dan ke samping dengan petahana. Misalkan Ayah, Ibu, mertua, paman, bibi, kakak, adik, ipar, anak dan menantu. Jika memiliki hubungan tersebut, maka calon yang akan mendaftarkan diri secara persyaratan tidak memenuhi sebagai calon walikota kecuali calon tersebut telah melewati jeda satu kali masa jabatan. (NHY)

by WordPress | Designed by: Premium WordPress Themes | Thanks to Themes Gallery, Bromoney and Wordpress Themes